More about Poligami..

Berikut quotations dari beberapa artikel dan komentar masyarakat.. soalnya apparently masalah ini jadi besaaar banget karena AA Gym kawin lagi.. ibu2 pada takut suaminya terpengaruh dan menjadikan alasan itu sebagai landasan moril untuk berpoligami.. jadinya sampai SBY dan Ibu Ani pun kewalahan menghadapi SMS yang masuk.. sampai handphone mereka seminggu ini macet.. cet.. Duh.. dan akhirnya mungkin akan dibuat aturan undang2 baru mengenai masalah ini..

Ow and.. gue tulis ini bukan buat berkomentar negatif atau positif ttg AA Gym loow.. buat beliau sendiri.. gue doain yang terbaik.. semoga keluarganya diberikan berkah.. dan dijauhkan dari musibah.. nah gue baca2 dan cari2 artkel tentang ini.. untuk menambah pengetahuan pribadi.. karena dari dulu masalah ini slalu ganjel dihati.. hehe..

Yang say no.. no..no..

Nyatanya, sepanjang hayatnya, Nabi lebih lama bermonogami daripada berpoligami. Bayangkan, monogami dilakukan Nabi di tengah masyarakat yang menganggap poligami adalah lumrah. Rumah tangga Nabi SAW bersama istri tunggalnya, Khadijah binti Khuwalid RA, berlangsung selama 28 tahun. Baru kemudian, dua tahun sepeninggal Khadijah, Nabi berpoligami. Itu pun dijalani hanya sekitar delapan tahun dari sisa hidup beliau. Dari kalkulasi ini, sebenarnya tidak beralasan pernyataan “poligami itu sunah”. [source]

Bahkan, di kesempatan lain, Nabi Muhammad SAW marah besar ketika mendengar putri beliau, Fathimah binti Muhammad, akan dipoligami Ali bin Abi Thalib RA. Ketika mendengar rencana itu, beliau pun langsung masuk ke masjid dan naik mimbar, lalu berseru: “Beberapa keluarga Bani Hasyim bin al-Mughirah meminta izin kepadaku untuk mengawinkan putri mereka dengan Ali bin Abi Thalib. Ketahuilah, aku tidak akan mengizinkan, sekali lagi tidak akan mengizinkan. Sungguh tidak aku izinkan, kecuali Ali bin Abi Thalib menceraikan putriku, kupersilakan mengawini putri mereka. Ketahuilah, putriku itu bagian dariku; apa yang mengganggu perasaannya adalah menggangguku juga, apa yang menyakiti hatinya adalah menyakiti hatiku juga.” (Jâmi’ al-Ushûl, juz XII, 162, nomor hadis: 9026). [source]

“Kalau berpikir mau poligami, kan dari awal Nabi berpoligami. Buktinya sejak istri pertamanya wafat, Nabi menduda selama 3 tahun,” jelas Musdah.
Saat berpoligami, Nabi Muhammad memperistri Saudah, perempuan yang berusia sekitar 65-73 tahun yang telah memasuki massa menopause. Selain itu, menurut Musdah, yang dinikahi Nabi, adalah perempuan dari berbagai suku. “Tujuannya untuk mendapat back up dalam perjuangannya,” jelas Musdah.
Dijelaskan perempuan kelahiran Bone Sulawesi Selatan ini, poligami telah dipraktekkan secara luas sejak massa Arab Jahiliyah di abad 7 Masehi. Saat itu bahkan seorang pria bisa beristri hingga 200 orang. “Sangat mustahil mencari pria beristri satu pada saat itu,” tandas Musdah. [source]

Dan yang say Yes.. yes… yes..

Poligami adalah sunnah…….dan sesungguhnya kaum wanuita itu lebih lemah dari pada pria, tapi kepada kaum wanita, sesungguhnya kelemahan yang diciptakan oleh ALLOH terhadapmu adalah bentuk kasih sayang-Nya…renungkanlah.
Untuk hadist tentang Ali bin Abi Tholib, mohon dicek lagi, sejauh saya tahu, redaksi yang diungkapkan tidak menunjukkan bahwa beliau membenci poligami….tolong dicek lagi, jangan memutar balikkan hukum. Sesungguhnya Syaikh Bin Baz pernah ditanya tentang hukum asal dari menikah adalah poligami. Oleh karena itu di Al-Qur’an kita diperintahkan untuk menikahi kaum wanita 2, 3 atau 4, mengapa tidak diawali dengan 1 ????
Sesungguhnya, suami anda diketahui oleh lingkungan bahwa beliau berpoligami itu adalah jauh-jauh lebih baik daripada suami anda diketahui memiliki hubungan selingkuh (tanpa ikatan) dengan wanita lain….
Kepada kaum wanita renungkanlah [source]

Leave a Reply